Wednesday, April 1, 2009



Peradaban Islam tidak akan pernah mati karena keabadiannya berkaitan dengan ruh yang berjalan di kedalaman simpul-simpul sel dan pembuluh darahnya. Ruh itu bernama spirit al-Quran, kalimat Allah yang abadi.

***
Percaya atau tidak, bahwa sastra adalah salah satu dari sekian unsur pembentukan peradaban itu sendiri. Sedang, peradaban Islam tidak akan pernah lekang oleh panas dan tidak akan pernah musnah ditelan masa, karena ia datang dari Pencipta Peradaban. Maka bukan hal yang kebetulan kalau para ulama fiqh, filsuf, bahkan para sufi sekalipun adalah orang-orang yang sangat intens dan peduli akan sastra… baik syair maupun non-syair. Siapa yang tidak kenal Ibnu Sina (Avicena), Imam Syafii, Ibnu Muqaffa, Aljahiz, dan lain-lain. Mereka bukan hanya filsuf dan sufi, pemikir dan ahli fikih, melainkan kampium puisi yang karyanya terus dipelajari jutaan orang di segala penjuru dunia hingga kini.




myusix